MEDAN-Alat Utama Sistem Persenjataan
(Alutsista) berupa 4 unit Panser APS
Anoa -2 type komando, 6 unit
Kendaraan Penarik Meriam (Rik Mer) KM
250, 1 unit Ambulance serta 1 unit
mobil Dinas Danrem 033, tiba di
Makodam I Bukit Barisan, Jumat (8/3)
sekira pukul 16.30 WIB.
Nantinya, alat itu akan dirawat oleh
Kavleri karena dinilai sebagai pihak yang
sudah sangat akrab dengan peralatan
buatan PT Pindad Indonesia itu. Namun,
untuk Infanteri juga akan diberi
pembelajaran pengoperasian alutista
itu.
Dalam penyambutan alutsista itu, turut
hadir sejumlah pejabat, diantaranya
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol
Wisjnu Ahmad Sastro, Ketua DPRD
Sumut, Saleh Bangun dan Walikota
Medan, Rahudman Harahap.
Penyambutan dibuka dengan tarian khas
Tapanuli Selatan serta musik Gordang
Sembilan. Selanjuntya, dilakukan ritual
tepung tawar terhadap alutista itu oleh
para Pejabat yang hadir, secara
bergantian. Bahkan, para pejabat juga
dipersilahkan melihat secara dekat dan
diberi keterangan detail tentang
sejumlah alutsista itu.
"Dalam menjalankan tugas operasi
militer perang, alutista ini sangat
berguna bagi kita. Khususnya untuk
wilayah Sumater Utara yang banyak
daerah penyangga seperti selat Malaka
serta perbatasan Indonesia dengan
negara lain, bukan tidak mungkin akan
ada inflasi negara asing. Oleh karena itu,
semoga alutista ini dapat melindungi
Bangsa dan Negara Indonesia, " ungkap
Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen
TNI Lodewijk F Paulus.
Selain alutisata yang sudah diterima itu,
Pangdam mengatakan kalau nantinya
akan datang 51 unit Panser APS-2 Anoa
lagi yang akan diperuntukan bagi
Batalyon lainnya.
Begitu juga alutista lainnya berupa rudal
akan datang untuk mengisi kelengkapan
persenjataan Arhanudse 11 dan 13.
Bahkan, Pangdan mengaku senang
karena akan kedatangan 1 flight
Helikopter yang diperuntukkan langsung
dari Kepala Staf Angkatan Darat TNI,
sehingga semakin membantu dalam
menjalankan tugas.
Tibanya alutsista itu disambut dengan
tarian yang diringi musik gordang
sembilan. Selanjutnya, Alutista itu
ditepung tawari oleh Panglima Kodam I
Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewijk F
Paulus yang diikuti sejumlah pejabat,
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol
Wisjnu Ahmad Sastro, Ketua DPRD
Sumut, Saleh Bangun dan Walikota
Medan, Rahudman Harahap.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara,
Irjen Pol Wisjnu Amad Sastro mengaku
turut senang dan bangga atas datangnya
alutista itu ke Kodam I Bukit Barisan.
Disebutnya, alat itu nantinya juga akan
mebantu tugas Polri dalam menjalankan
tugas. Karena selain tugas operasional
perang, disebut Amad Satro kalau TNI
juga memiliki tugas operasional selain
perang.
Bahkan orang nomor 1 di Kepolisian
Daerah Sumatera Utara itu semakin
yakin karena Pangdam 1 Bukit Barisan
sudah menegaskan bahwa Polri juga
akan diikutsertakan dalam pembelajaran
pengoperasian alautista tersebut.
"Ketika kita membutuhkan alat ini, kita
bisa pakai, " ungkapnya singkat.
(JPNN )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar